Langsung ke konten utama

Kisah Singkat Wali Songo (Sembilan Wali) Dalam Menyebarkan Islam

Assalamu’alaikum Warahmatullaahi Wabaarakaatuh..   Kisah Wali Songo  – Siapa yang tidak kenal Wali Songo? Mereka dikenal seseorang yang gigih menyebarkan ajaran agama Islam pada abad ke 14 di tanah Jawa. Para Wali Songo tersebar di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat. Mereka cepat dikenal masyarakat luas karena kerap berdakwah tanpa memaksa harus masuk Islam. Masyarakat muslim di nusantara pasti sudah tak asing lagi dengan Wali Songo. Wali memiliki arti wakil, sementara songo memiliki arti sembilan. Dengan demikian, Wali Songo adalah sembilan wakil atau wali Allah SWT. Perjalanan dakwah Wali Songo telah dicatat dalam sejarah penyebaran agama Islam di Indonesia. Mereka telah meninggalkan banyak jejak dalam berdakwah. Wali Songo membawa perubahan besar terhadap masyarakat Jawa yang dulunya banyak beragama Hindu-Budha. Berikut Nama-nama Wali Songo, 1. Sunan Gunung Jati (Syarif Hidayatullah) 2. Sunan Ampel (Raden Rahmat) 3. Suna...

Sengsara Membawa Nikmat


 

Sengsara Membawa Nikmat merupakan sebuah sinetron yang ditayangkan di TVRI pada tahun 1991. Sinetron ini diangkat dari sebuah novel mahakarya Tulis Sutan Sati yang mengambil setting lokasi di sebuah desa di Minangkabau. Pemain utama di sinetron ini ialah Desy Ratnasari, Septian Dwi Cahyo, Sandy Nayoan dan masih banyak lagi. Jumlah episodenya adalah 20+. Sinetron ini diproduksi oleh TVRI.
Sengsara Membawa Nikmat
Sengsara Membawa Nikmat DVD.jpg
Sampul DVD Sengsara Membawa Nikmat
PembuatTVRI
PemeranSandy Nayoan
Desy Ratnasari
Septian Dwi Cahyo
Arief Rivan
Alwi AS
Roy Karyadi
Tina Melinda
Achmad Nugraha
BHR Tanjung
Enita Syahril
Edwel Yusri Datuak Rajo Gampo Alam
NegaraIndonesia
Jumlah episode20+
Produksi
LokasiJakarta
Durasi1 Jam
Rilis
Jaringan penyiarTVRI
Format audioStereo
Dolby Digital 5.1
Tanggal rilis1991 –
1991

Sinopsis

Sinetron ini dikenal juga sebagai Film Si Midun. Berkisah seorang pemuda di salah satu desa di Minangkabau bernama Midun (Sandy Nayoan) dan sahabatnya Maun (Septian Dwi Cahyo). Midun adalah seorang pemuda yang merupakan seorang anak dari petani miskin. Ia berperangai sopan, taat beragama, dan jago silat. Karena itu ia sangat disukai oleh warga kampung. Namun ada seorang lelaki yang iri kepadanya yaitu Kacak (Arief Rivan), seorang kemenakan kepala desa yang bergelar Tuanku Laras. Kacak adalah seorang yang sangat sombong dan selalu bersikap semaunya karena merasa mamaknya adalah seorang kepala desa. Suatu hari, Midun menyelamatkan istri Kacak yang hanyut di sungai, tetapi Kacak bukannya berterimakasih malah mencaci maki Midun. Baku hantam antara Midun dan Kacak pun terjadi. Pada saat yang sama, Kacak malah melaporkan bahwa Midun hendak memperkosa istrinya. Kemudian mereka menyatakan Midun bersalah dan ia dihukum untuk melakukan ronda selama 6 hari 6 malam tanpa digaji. Ia mendapat pengawasan dari Kacak.
Tidak berhenti sampai di situ, Kacak masih gerah melihat Midun masih berkeliaran di desa mereka. Ia akhirnya merencanakan sejumlah hal dengan tujuan membunuh Midun. Usaha tersebut selalu gagal tetapi Kacak masih bisa memfitnah Midun sehingga pada akhirnya ia dijebloskan ke dalam penjara. Di dalam penjara Midun menjadi seorang yang disegani sebab ia memiliki hati yang baik dan kepandaian dalam bela diri. Dalam menjalani masa tahanannya, Midun suatu hari bertugas menyapu jalanan. Secara tidak sengaja ia melihat seorang gadis cantik yang duduk termenung sendiri. Setelah gadis itu pergi, Midun bermaksud menyapu di tempat gadis tersebut tadi duduk. Ia kaget dan mendapati sebuah kalung yang tercecer milik gadis tersebut. Akhirnya setelah mengembalikan kalung tersebut, ia bisa berkenalan dengan gadis yang ternyata bernama Halimah tersebut. Halimah hidup bersama dengan ayah tirinya. Ia merasa tidak bahagia dan berniat mencari ayah kandungnya di Bogor. Midun berjanji setelah menjalani masa hukumannya, ia akan membantu Halimah mencari ayahnya di Bogor.
Singkat cerita, Midun akhirnya keluar dari penjara dan membawa Halimah lari ke Bogor mencari ayahnya. Setelah menemukan ayah Halimah, Midun menetap di rumah tersebut selama 2 bulan. Dia merasa tak enak dan kemudian memutuskan berangkat ke Batavia mencari pekerjaan. Saat di Batavia, Midun mendapat banyak sekali cobaan dan rintangan. Ia meminjam uang pada rentenir dan memulai usahanya yang akhirnya sukses. Si renternir menjadi iri dan memfitnah Midun. Akhirnya, ia masuk ke penjara sekali lagi. Setelah bebas, ia berjalan ke pasar baru dan secara tidak sengaja menolong seorang sinyo Belanda yang diganggu penjahat. Sinyo Belanda tersebut ternyata anak seorang pejabat terkenal. Sebagai rasa terimakasih, Midun diberi pekerjaan dan akhirnya ia ke Bogor menikahi Halimah. Seiring perjalanan waktu, karier Midun menanjak dan dipercaya memimpin sebuah operasi di Medan. Hal tersebut mempertemukannya dengan sang adik bernama Manjau. Manjau bercerita bahwa keadaan keluarganya sangat menyedihkan. Akhirnya sekembali ke Batavia, Midun meminta agar ditugaskan di kampung halamannya. Ia akhirnya kembali ke sana dan bertemu dengan keluarganya juga Kacak. Kacak sangat menyesali perbuatannya dulu pada Midun. Dan pada akhirnya, mereka hidup bahagia di kampung halamannya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah Singkat Wali Songo (Sembilan Wali) Dalam Menyebarkan Islam

Assalamu’alaikum Warahmatullaahi Wabaarakaatuh..   Kisah Wali Songo  – Siapa yang tidak kenal Wali Songo? Mereka dikenal seseorang yang gigih menyebarkan ajaran agama Islam pada abad ke 14 di tanah Jawa. Para Wali Songo tersebar di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat. Mereka cepat dikenal masyarakat luas karena kerap berdakwah tanpa memaksa harus masuk Islam. Masyarakat muslim di nusantara pasti sudah tak asing lagi dengan Wali Songo. Wali memiliki arti wakil, sementara songo memiliki arti sembilan. Dengan demikian, Wali Songo adalah sembilan wakil atau wali Allah SWT. Perjalanan dakwah Wali Songo telah dicatat dalam sejarah penyebaran agama Islam di Indonesia. Mereka telah meninggalkan banyak jejak dalam berdakwah. Wali Songo membawa perubahan besar terhadap masyarakat Jawa yang dulunya banyak beragama Hindu-Budha. Berikut Nama-nama Wali Songo, 1. Sunan Gunung Jati (Syarif Hidayatullah) 2. Sunan Ampel (Raden Rahmat) 3. Suna...

BIOGRAFI IMAM MUSLIM

ุจِุณْู…ِ ุงู„ู„ّู‡ِ ุงู„ุฑَّุญْู…َู†ِ ุงู„ุฑَّุญِูŠْู…ِ Imam Muslim  adalah ahli hadits (perowi = periwayat ) yang sangat masyhur di samping Imam Bukhori . Hadits-hadits yang diriwayatkannya mempunyai derajat yang tinggi sehingga digolongkan dalam hadits shohih. Ia mempelajari hadits sejak kecil dan bepergian untuk mencarinya keberbagai kota besar. Banyak sekali ulama hadits memujinya, Ahmad bin Salama berkata:” Abu Zur’ah dan Abu Hatim mendahulukan Muslim atas orang lain dalam bidang mengetahui hadits shahih.” Biografi Imam Muslim   Imam Muslim bernama lengkap  Imam Abul Husain Muslim bin al-Hajjaj bin Muslim bin Kausyaz al Qusyairi an Naisaburi . Imam Muslim dilahirkan di Naisabur tahun 202 H atau 817 M. Naisabur, saat ini termasuk wilayah Rusia. Dalam sejarah Islam, Naisabur dikenal dengan sebutan Maa Wara’a an Nahr, daerah-daerah yang terletak di belakang Sungai Jihun di Uzbekistan, Asia Tengah. Naisabur pernah menjadi pusat pemerintahan dan perdagangan tidak kurang 150 tahu...

3. KISAH NABI NUH ุนู„ูŠู‡ ุงู„ุณู„ุงู…

KISAH NABI NUH DARI LAHIR SAMPAI WAFAT ุจุณู… ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฑุญู…ู† ุงู„ุฑุญูŠู… Kisah Nabi Nuh Alaihissalam Umat ​​Islam mengenal keberadaan 25 Nabi dan Rasul.  Salah satunya adalah Nabi Nuh Alahissalam.  Nabi Nuh adalah Nabi yang ke 3 setelah Nabi Adam dan Nabi Idris.  Menilik dari kitab  Ibnu Katsir   tentang kisah para Nabi, Nabi Nuh  berasal dari  Nabi Adam yang ke 9. Memisahkan jarak antara masa Nabi Adam dengan Nabi Nuh menurut riwayat ahli sejarah Islam adalah 10 abad lamanya. Banyak kisah nabi nuh yang bisa diceritakan.  Salah satunya adalah kisah tentang bahtera Nuh yang merupakan kapal terbesar dan pertama yang dibuat oleh manusia.  Bahtera Nuh merupakan salah satu salah satu bukti mukjizat  Allah SWT  yang diturunkan kepada Nabi Nuh dan pengikutnya kompilasi terjadi malapetaka dahsyat yang mengubah dunia mencari isinya mengkritik para nabi Nuh yang taat. Ketika itu, kaum Nuh merupakan kaum yang sangat tercela dan menyimpan...
TERIMAKASIH TELAH BERKUNJUNG